TARUHAN BOLA ONLINE - BALE SIAP KORBANKAN ANAK ISTRI

TARUHAN BOLA ONLINE - BALE SIAP KORBANKAN ANAK ISTRI

TARUHAN BOLA ONLINE – Gareth Bale kian santer dikabarkan akan hengkang dari pada musim panas ini. Dan kabar hengkang ini juga akan menjadi salah satu yang luar biasa dalam dunia sepakbola. Karena jika terlaksana maka pemain sayap dari negara wales ini. Akan menjadi pemain yang paling mahal di dunia, Jiangsu Suning adalah klub yang akan dituju bale jika hengkang.

Namun tentu saja harus ada pengorbanan yang besar. Seperti hal nya bale akan meninggalkan anak dan istrinya di Wales, dan dia akan berada di Tiongkok, China. Walaupun harus meninggalkan keluarganya sejauh 9173 Kilometer jauhnya, Gareth Bale Mengaku Sudah siap.

Jika benar sampai ke Jiangsu Suning, maka Gareth Bale akan menerima gaji dalam satu pekan sebesar 1 juta poundsterling atau setara dengan 17.2Miliar.

Gareth Bale akan meninggalkan ketiga anak dan istrinya, ini adalah keputusan yang sangat besar yang pernah di ambil oleh Bale, Namun setiap pengorbanan tentu saja ada alasan yang kuat di balik itu.

Bale sebenarnya ingin kembali bermain di liga inggris atau premier League. Namun tidak ada klub yang mau atau bisa menyamai gajinya. Di real madrid yang memberikan dia 600rb poundsterling dalam setiap pekannya. Lantas tawaran yang datang dari negara tingkok itu terlalu bagus untuk menolaknya.

BACA JUGA : AGEN TARUHAN BOLA

 

TARUHAN BOLA ONLINE – “Ini adalah keputusan yang sangat besar bagi seorang pemain sepakbola. Namun bale sendiri sudah berusia 30 tahun. Tentu saja dia harus memaksimalkan beberapa tahun kedepannya.” ucap salah satu kerabat Bale.

“Siapa yang bisa menolak 1juta poundsterling untuk setiap pekannya. Lagi Pula ada beberapa pemain yang datang ke spanyol, namun tidak benar – benar betah berada disana, dan sepertinya itu juga tidak akan terjadi di China.” Sambungnya.

Bale pada tahun 2013 yang silam di transfer dari tottenham ke Real madrid dengan harga 85juta poundsterling. dan saat itu keluarganya juga ikut ke spanyol, namun pada akhirnya sering pulang ke Wales, karena alasan kangen dengan kampung halaman. Namun Sang Pelatih Zinedine Zidane kurang suka akan hal itu.